• 23

    Jul

    Maaf, Saya lebih Hormat Sama Monyet ...

    Di dunia ini, ada manusia yang jadi bahan tertawaan manusia lain. Dan salah satu manusia yang ditertawakan manusia lain adalah manusia Indonesia. Itu lah oleh-oleh yang saya bawa, dari forum bulanan Padhang mBulan pimpinan budayawan Emha Ainun Nadjib beberapa bulan lalu. Oleh-oleh yang saya harap, bisa menjadi dasar pemikiran untuk membuat negeri ini menjadi lebih baik. Bukan dari gerakan-gerakan masif yang membutuhkan banyak dana, tenaga dan waktu tetapi dari gerakan-gerakan sederhana yang irit dana, tenaga dan waktu. Kita butuh gerakan-gerakan yang dimulai dari diri kita sendiri. Siang itu, di sepanjang ruas jalan TB Simatupang, tepatnya dari perempatan RS Fatmawati sampai perempatan Lebak Bulus, di sisi kiri dan kanan jalan, saya melihat pemandangan yang menurut kawan-kawan saya,
  • 22

    Jul

    Agus ... Agus ...

    Namanya Agus Supriadi. Saya berkenalan dengannya, atas jasa seorang sahabat yang cukup sering membantu saya, mas Bambang. Agus datang bersamanya di acara launching buku Oom Bob Sadino, Mereka Bilang Saya Goblok! Di toko buku Gramedia. Saya sering dikenalkan dengan relasi mas Bambang. Tapi perkenalan saat itu sungguh berbeda. Agus, adalah penderita down syndrome. Agak sulit berinteraksi dengan Agus. Bicaranya gagap dan sulit dimengerti. Pendengarannya dibantu dengan hearing aid. Kemampuan berpikirnya juga rada-rada telat. Cuma jangan main-main dengan hitung-hitungan uang. Dia bisa membedakan jenis uang, dari pecahan seribu sampai seratus ribu. Dia bisa berhitung dengan baik. Urusan tawar-menawar harga dan uang kembalian, nyaris nggak salah. Agus memang luar biasa. Dia bukan tipe manusia
  • 22

    Jul

    Miming

    Surat Pemutusan Hubungan Kerja yang diterimanya pagi itu seperti sambaran petir di siang bolong. Tanpa ada pemberitahuan lebih dahulu soal kondisi perusahaan yang sedang kolaps, surat itu muncul secara tiba-tiba. Bersama dengan beberapa kawan senasib, Miming memang tidak punya pilihan kecuali menerimanya. Bossnya punya dua toko kertas, dan sudah menentukan pilihan bahwa toko yang akan ditutup adalah toko tempatnya bekerja. Bukan toko yang lain. Apa yang akan dikerjakannya? Belum terpikir. Bahkan selama seminggu, ia tidak punya kekuatan untuk menyampaikan berita PHK itu kepada istrinya. Dan selama seminggu itu, ia keluar dari rumah seperti biasa, layaknya berangkat kerja. Sore pun ia pulang layaknya seperti ketika ia pulang kerja. Sehari-hari yang dilakukannya adalah menyambangi b
  • 22

    Jul

    My First Online Experience

    Siang itu, saya mendatangi kantor sebuah provider penyedia jasa koneksi internet di kawasan Blora, Jakarta Pusat. Tujuannya, tentu saja ingin berlangganan internet. Maklum, waktu itu belum ada warnet. Satu-satunya cara yang saya tahu untuk terkoneksi dengan internet adalah dengan berlangganan pada salah satu provider. Saat itu, sudah ada beberapa provider, antara lain Radnet, Indonet dan Pacific Internet. Saya memilih salah satu dari mereka hanya karena letaknya dekat dengan kantor saya. 1996. Internet masih binatang langka. Kabar yang sampai pada saya sebelumnya menyebutkan, bahwa dunia maya bisa banyak membantu kita mendapatkan berbagai informasi. Buat orang yang gila membaca seperti saya, tentu saja ini berita yang menggembirakan. Internet adalah peluang untuk mengakses sumber-sumber i
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post